Renungan Untuk Kamu yang Suka Komentar “Buruan Nikah” di Medsos dan Miskonsepsi dalam Tren Pernikahan Millennials
Quarter Life Crisis 12:00 PM
Nikah, nikah, dan nikah. Semenjak menginjak usia kepala dua,
saya makin sering ditodong dengan kalimat-kalimat sakti, seperti “Kapan nikah?”, “Buruan nikah!”, atau
dalam bahasa Minang “Baralek lah lai!”. Apakah ini memang
wajar terjadi dikalangan perempuan usia 20-an, atau cuma saya?
Kalimat-kalimat sakti itu nggak hanya keluar dari
mulut-mulut iseng disekitar saya, tapi juga mulai merambah ke dunia maya. When I’m no longer give a fuck for people
talking and doing shits about marriage in real life, these shits even bother me in cyber space!
Entah sejak kapan ini menjadi suatu internet culture amongst
millennials. Internet, khususnya media sosial secara tidak langsung
telah menciptakan budaya baru terkait pernikahan di kalangan millennials.
Kebudayaan yang juga turut memengaruhi kebiasaan millennials yang
bersinggungan dengan pernikahan.

